Jumat, 16 Mei 2014

BAB 7 PELAPORAN KEUANGAN DAN PERUBAHAN HARGA

PENGERTIAN PERUBAHAN HARGA

  • Inflasi : Kenaikan harga secara umum.
Penyebab inflasi :
1)         Kebijakan moneter
2)         Kebijakan fiskal
3)         Biaya pemilihan umum yang terlalu besar
4)         Penyebaran inflasi international
  • Deflasi : Penurunan harga secara umum.

MENGAPA LAPORAN KEUANGAN DI MASA PERUBAHAN HARGA BERPOTENSI MENYESATKAN?
  • Dari sudut pandang manajerial, pengukuran yang tidak akurat dapat menimbulkan penyimpangan sebagai berikut:
1)         Proyeksi keuangan berdasarkan data rangkaian waktu historis yang belum disesuaikan,
2)         Anggaran yang menjadi dasar pengukuran, dan
3)         Data kinerja yang gagal menahan pengaruh inflasi yang tidak terkendali.
  • Pendapatan yang dibesarkan dapat menimbulkan sebagai berikut:
1)         Kenaikan pajak yang sebanding,
2)         Permintaan deviden yang lebih banyak dari pemegang saham,
3)         Tuntutan kenaikan gaji karyawan, dan
4)         Kebijakan yang merugikan dari pemerintah tuan rumah (misalkan pajak yang dibebankan atas kelebihan laba)
  • Alasan-alasan untuk mengakui pengaruh inflasi secara eksplisit, sebagai berikut:
1)         Pengaruh perubahan harga bergantung secara parsial kepada transaksi dan kondisi perusahaan.
2)         Penanganan masalah uang diakibatkan oleh perubahan harga bergantung kepada pemahaman yang akurat terhadap masalah tersebut.
3)         Pernyataan manajer mengenai masalah yang diakibatkan oleh perubahan harga lebih dapat dipercaya jika perusahaan  mengeluarkan informasi keuangan yang membahasa masalah tersebut.
JENIS-JENIS PENYESUAIAN INFLASI
Rangkaian statistik yang bertujuan mengukur perubahan harga umum maupun khusus biasanya tidak berjalan secara bersamaan. Tiap perubahan harga memiliki pengaruh yang berlainan terhadap pengukuran posisi keuangan dan kinerja operasional dari suatu perusahaan dan diterangkan menurut tujuan yang berlainan pula.
PENYESUAIAN TINGKAT-HARGA UMUM
  • Mata uang tetap (biaya historis) adalah jumlah mata uang yang disesuaikan dengan perubahan tingkat harga (daya beli) umum.
1)      INDEKS HARGA
Angka indeks harga digunakan dalam translasi jumlah uang yang dibayarkan di periode sebelumnya ke dalam setara daya beli di akhir periodenya (yaitu daya beli tetap-biaya historis).
Rumus yang digunakan adalah:

GPLC / GPLtd x Jumlah Nominaltd = PPEC
dimana,
GPL     = indeks harga umum
c           = tahun berjalan
td         = tanggal transaksi
PPE      = setara daya beli umum
PENYESUAIAN BIAYA-KINI
Perbedaan model biaya kini dengan akuntansi konvensional, yaitu:
1)        Aset dinilai pada biaya kininya ketimbang biaya historisnya.
2)        Laba didefinisikan sebagai kekayaan bersih setelah pajak dari perusahaan, yaitu jumlah sumber daya yang dapat didistribusikan perusahaan disuatu periode  (tidak termasuk pertimbangan pajak) sambil tetap mempertahankan kapasitas produksi atau modal fisiknya.
BIAYA KINI DISESUAIKAN DENGAN TINGKAT-HARGA UMUM
Kebijakan akuntansi:
1)         Dasar Penyajian
2)         Komparabilitas
3)         Persediaan
4)         Aset Tetap
5)         Penyusutan
6)         Penyajian ulang ekuitas pemegang saham
7)         Defisit atas penyajian ulang ekuitas pemegang saham
8)         Laba atau rugi dari posisi moneter
PENDEKATAN TERHADAP AKUNTANSI INFLASI DI BEBERAPA NEGARA
1)        AMERIKA SERIKAT
Perusahaan pelapor disarankan untuk mengungkapkan informasi berikut tiap lima tahun terakhir:
  • Penjualan bersih dan pendapatan operasional lain
  • Laba operasional berkelanjutan berdasarkan biaya-kini
  • Daya beli laba atau rugi (moneter) atas pos-pos moneter bersih
  • Peningkatan atau penurunan biaya kini atau jumlah yang dapat dipulihkan yang lebih rendah
  • Semua penyesuaian translasi gabungan mata uang asing, berdasarkan biaya-kini
  • Aset bersih di akhir tahun berdasarkan biaya-kini
  • Pendapatan per saham
  • Dividen per saham dari saham biasa
  • Harga pasar per saham dari saham biasa
  • Harga pasar per saham dari saham biasa di akhir tahun
  • Tingkat Indeks Harga Konsumen (CPI) yang digunakan untuk mengukur laba dari operasional berkelanjutan

2)        INGGRIS
Standar Inggris memberikan tiga pilihan dalam pelaporan:
  • Menyajikan akun-akun biaya kini sebagai laporan dasar dengan dilengkapi akun-akun biaya historis.
  • Menyajikan akun-akun biaya historis sebagai laporan dasar dengan dilengkapi akun-akun biaya kini.
  • Menyajikan akun-akun biaya kini saja dengan dilengkapi akun-akun biaya historis seperlunya.

3)        BRASIL
Pelaporan akuntansi inflasi yang dianjurkan di Brazil, yaitu sesuai:
  • Undang-Undang Perusahaan Brasil, dan
  • Komisi Sekuritas dan Bursa Brasil

INTERNATIONAL ACCOUNTING STANDARD BOARDS (IASB)
IASB menyimpulkan bahwa laporan posisi keuangan dan kinerja operasional yang dinyatakan dalam mata uang lokal di lingkungan hiperinflasi tidak bermanfaat. Laba atau rugi daya beli terkait posisi kewajiban atau aset moneter bersih harus dimasukkan ke dalam laba bersih.
Perusahaan pelaporan juga harus mengungkapkan:
1)        Fakta bahwa penyajian ulang atas perubahan daya beli umum unit pengukur telah dilakukan.
2)        Model penilaian aset yang digunakan dalam pelaporan utama (yaitu penilaian historis atau biaya kini)
3)        Identitas dan tingkat indeks harga per tanggal neraca, berikut pergerakannya selama tahun pelaporan.
4)        Laba-rugi moneter bersih tahun berjalan.
HAL-HAL TERKAIT INFLASI
  • Laba dan Rugi Inflasi
  • Laba dan Rugi Modal
  • Inflasi Asing

Sumber : Choi, Frederick D. S. dan Gary K. Meek. International Accounting. Buku 2 Edisi 6. 2010: Salemba Empat.

Minggu, 04 Mei 2014

PUISI TUGAS SOFTSKILL

SARJANA......!!

Satu malam satu lembar saja!!Diam dan mulailah belajar!!

Bukankah janjimu ingin jadi SARJANA?

Janganlah membuat mereka meneteskan air mata!

Baju toga itu,mengeringkan semua keringat mereka!

Menghapus air mata mereka!

Membayar semua pengorbanan mereka!

Ingat.......! bukan emas dan permata sebagai bentuk balas jasa!

Hanya kata-kata sederhana

SARJANA saja......

Lupakah kau waktu mereka mengantarmu ke kota?Mereka pulang lalu bercerita kepada siapa saja!

Bahwa anak mereka sekarang kuliah dan menjadi calon SARJANA.....

Kamis, 01 Mei 2014

BAB 6 Translasi Mata Uang Asing

TRANSLASI MATA UANG ASING

Pengertian Dan Masalah Translasi
Translasi adalah proses pelaporan informasi keuangan dari satu mata uang ke mata uang asing lainnya untuk mempersiapkan laporan keuangan gabungan yang memberikan laporan pada para pembaca informasi mengenai operasional perusahaan secara global.
Convenience Translation adalah perusahaan membuat daftar saham perusahaan pada translasi saham asing dengan maksud untuk memiliki usaha asing atau gabungan atau ingin mengomunikasikan hasil operasional dan seluruh laporan keuangan kepada pemegang saham asing.
Masalah translasi adalah nilai tukar tidak pernah stabil, fluktuasi mata uang meningkatkan nilai tukar mata uang asing yang dapat digunakan pada proses translasi mata uang asing serta menciptakan keuntungan dan kerugian atas translasi mata uang asing.

Perbedaan Translasi Dan Konversi Antar Mata Uang Asing.
Translasi hanyalah perubahan satuan unit moneter, seperti halnya sebuah neraca yang dinyatakan dalam pound Inggris disajikan ulang kedalam nilai ekuivalen dollar AS. Tidak ada pertukaran fisik yang terjadi, dan tidak ada transaksi terkait yang terjadi seperti bila dilakukan konversi.
Saldo-saldo dalam mata uang asing ditranslasikan menjadi nilai ekuivalen mata uang domestic berdasarkan kurs nilai tukar valuta asing yaitu harga satu unit suatu mata uang yang dinyatakan dalam mata uang lainnya. Mata uang Negara dagang utama dibeli dan dijual dalam pasar global. Dengan dihubungkan lewat jaringan telekomunikasi yang canggih, para pelaku pasar mencakup bank dan perantara mata uang lainnya, kalangan usaha, para individu, dan pedagang professional.
Transaksi mata uang asing terjadi pada pasar spot, forward, atau swap. Mata uang yang dibeli atau dijual pada spot umumnya harus dikirimkan secepatnya, yaitu dalam waktu 2 hari kerja. Kurs pasar spot dipengaruhi oleh banyak factor, termasuk perbedaan tingkat inflasi antar Negara, perbedaan suku bunga nasional dan ekspektasi terhadap arah nilai tukar di masa mendatang. Transaksi pada pasar forward adalah perjanjian untuk melakukan pertukaran suatu mata uang dengan jumlah tertentu ke dalam mata uang lain pada suatu tanggal di masa depan. Kuotasi pada pasar forward dinyatakan dengan diskonto atau premium dari kurs spot.
Transaksi swap melibatkan pembelian spot dan penjualan forward atau penjualan spot atau pembelian forward, atas suatu mata uang secara bersamaan. Investor sering memanfaatkan transaksi swap untuk mengambil keuntungan dari tingkat suku bunga yang lebih tinggi di suatu Negara asing, dalam kesempatan yang sama melindungi diri terhadap pergerakan yang tidak menguntungkan dari kurs nilai tukar valuta asing.
Ada Dua Proses Tahap Translasi :
1. Translasi dari source-code ke intermediate-code.
2. Translasi dari intermediate-code ke executable-code.
Variasi Pendekatan Translasi
Pendekatan translasi program komputer dalam bentuk source-code ke executable-code :
1. Full-interpretation. Translasi dari source-code langsung ke executable-code dengan menggunakan sat tahap saja.
2. Mixed. Translasi dari source-code ke intermediate-code bersifat compile (dihasilkan output file). Translasi dari intermediate-code ke executable-code bersifat interpret (tidak dihasilkan output file).
3. Full-compilation. Translasi dari source-code ke intermediate-code bersifat compile (output file ada). Translasi dari intermediate-code ke executable-code bersifat compile juga (output file ada). Kata ‘compile’ dipakai sebagai istilah translasi yang menghasilkan output file . Untuk selanjutnya, kata compile bermakna ‘translasi dari source-code ke intermediate-code (yang menghasilkan output file)’.

Efek Laporan Keuangan Terhadap Kurs Alternatif Translasi Mata Uang Asing
Kurs yang digunakan untuk mentranslasikan neraca mata uang asing terhadap mata uang domestik:
1. Kurs saat ini yaitu kurs yang berlaku pada tanggal laporan keuangan.
2. Kurs historis yaitu kurs yang berlaku saat aset dengan mata uang asing pertama kali
didapatkan atau saat kewajiban dengan mata uang asing pertama muncul.
3. Kurs rata-rata yaitu rata-rata kurs historis dengan kurs saat ini.

Cara untuk membukukan keuntungan dan kerugian transaksi :
a. Perspektif transaksi tunggal => penyesuaian nilai tukar dimasukkan sebagai penyesuaian
terhadap pembukuan transaksi awal dengan alasan bahwa transaksi dan perjanjiannya
merupakan kejadian tunggal.
b. Perspektif transaksi ganda => mempertimbangkan kejadian yang terpisah dari penjualan
yang memberikan.

Translasi Mata Uang Asing
a. Metode Nilai Tukar Tunggal (metode kurs saat ini)
Mengaplikasikan nilai tukar tunggal, harga penutupan, atau harga saat ini terhadap semua saham dan utang asing. Pendapatan dan beban mata uang asing secara umum ditranslasikan pada nilai tukar yang berlaku saat item tersebut diakui.
b. Metode Nilai Tukar Ganda (mengombinasikan kurs saat ini dan kurs historis)
1. Metode current-noncurrent
Aset lancar dan kewajiban lancar ditranslasikan dengan kurs saat ini. Aset dan kewajiban tidak lancar ditranslasikan dengan kurs historis. Item-item laba rugi ditranslasikan pada aplikasi tingkat rata-rata operasional tiap bulan atau pada rata-rata dasar tambahan yang mencakup seluruh periode yang dilaporkan. Kelemahan : sering kali tidak sesuai dengan kenyataan dan definisi current dan non current merupakan klasifikasi bukan justifikasi konseptual pada nilai tukar yang digunakan dalam translasi mata uang asing.
2. Metode moneter-nonmoneter
Aset dan kewajiban moneter ditranslasikan dengan kurs saat ini dan dinilai sebagai risiko nilai tukar Item non moneter ditranslasikan dalam kurs historis. Kelemahan : moneter dan non moneter merupakan skema klasifikasi yang mengarah pada hasil yang kurang baik.
3. Metode temporal
Dengan menggunakan metode temporal, translasi mata uang merupakan proses konversi pengukuran atau penyajian ulang nilai tertentu. Metode tidak mengubah atribut suatu pos yang diukur, malainkan hanya mengubah unit pengukuran. Translasi saldo-saldo dalam mata uang asing menyebabkan pengukuran ulang denominasi pos-pos tersebut, tetapi bukan penilaian sesungguhnya.
Metode ini merupakan modifikasi dari metode moneter/non moneter. Perbedaannya, dalam metode moneter/non moneter, persediaan (inventory) selalu dikonversi dengan kurs histories. Sedang dalam metode temporal, persediaan umumnya dikonversi dengan kurs histories, namun bisa saja dikonversi dengan kurs saat ini apabila persediaan tersebut dicatat dalam neraca dengan nilai pasarnya. Secara teoritis, metode temporal lebih menekankan pada evalusai biaya (histories ataukah pasar).
4. Metode Current rate
Metode ini merupakan metode yang paling mudah karena semua pos neraca dan laba/rugi dikonversi dengan kurs saat ini. Metode ini direkomendasi oleh Ikatan Akuntan Inggris, Skotlandia, dan Wales, serta secara luas digunakan oleh perusahaan-perusahaan Inggris. Dengan metode ini, bila asset yang didenominasi dalam valas melebihi kewajiban dalam valas, suatu devalusai akan menghasilkan kerugian. Variasi dari metode ini adalah mengkonversi semua asset dan kewajiban, kecuali asset tetap bersih yang dinyatakan dengan kurs saat ini.
Keuntungan dan Kerugian Translasi Mata Uang Asing
1. Penangguhan : penyesuaian translasi mata uang asing diakumulasikan secara terpisah sebagai bagian penggabungan modal.
2. Penangguhan dan amortisasi : menangguhkan keuntungan dan kerugian secara mengamortisasi penyesuaian melebihi umur manfaatnya pada masa item neraca terkait.
3. Penangguhan sebagian : mengakui kerugian segera saat terjadinya, akan tetapi mengakui keuntungan hanya jika terealisasi saja
4. Tidak ada penangguhan.

Pengaruh Metode Translasi Mata Uang Asing Terhadap Laporan Keuangan.
Ketiga nilai tukar berikut ini digunakan ketika melakukan translasi saldo dalam mata uang asing menjadi mata uang domestic. Pertama, kurs ini adalah kurs nilai tukar pada saat tanggal laporan keuangan. Kedua, kurs histories adalah kurs nilai tukar pada saat suatu aktiva dalam mata uang asing pertama kali diperoleh atau ketika suatu kewajiban dalam mata uang asing pertama kali terjadi. Terakhir, kurs rata-rata yaitu rata-rata sederhana atau tertimbang dari kurs nilai tukar kini atau kurs nilai tukar histories. Pengaruh penggunaan kurs nilai tukar histories dibandingkan dengan kurs nilai tukar kini terhadap laporan keuangan ketika digunakan sebagai koofisien translasi mata uang asing. Kurs nilai tukar histories umumnya mempertahankan biaya awal ekuivalen dengan suatu pos dalam mata uang asing dalam laporan berdenominasi mata uang domestic.
Pengembangan Akuntansi Masalah Translasi Mata Uang Asing
- Pra 1965 : metode current-non current serta keuntungan dan kerugian transaksi ditambahkan secara langsung terhadap pendapatan.
- 1965-1975 : pengecualian khusus metode current-non current dimana persediaan dapat ditranslasikan dengan kurs historis.
- 1975-1781 : FAS No. 8 yaitu memasukkan unsur-unsur GAAP AS dengan menerima metode kurs sementara dimana keuntungan dan kerugian transaksi harus diakui dalam pendapatan saat periode perubahan kurs.
- 1981 – sekarang : FAS No. 52 mengenai translasi saat mata uang lokal adalah mata uang fungsional, translasi saat mata uang induk perusahaan adalah mata uang fungsional dan translasi saat mata uang asing adalah mata uang fungsional.
Permasalahan Perhitungan
- Perspektif Laporan : FAS No. 52 tidak konsisten dengan teori konsolidasi.
- Harga Perolehan : mentranslasikan neraca berdasarkan harga perolehan dengan nilai tukar saat ini tidak menghasilkan harga perolehan ataupun nilai lancar.
- Konsep Pendapatan : penyesuaian dibuat berhungan langsung dengan ekuitas pemegang saham, tidak dihitung dalam laporan laba-rugi.
- Laba Terkelola : translasi mata uang asing memberi peluang untuk mengelola laba.

Hubungan Translasi Mata Uang Asing Dengan Inflasi
Penggunaan kurs kini untuk mentranslasikan biaya perolehan aktiva non-moneter yang berlokasi di lingkungan berinflasi pada akhirnya akan menimbulkan nilai ekuivalen dalam mata uang domestik yang jauh lebih rendah dari pada dasar pengukuran awalnya. Pada saat yang bersamaan, laba yang ditranslasikan akan jauh lebih besar sehubungan dengan beban depresisasi yang juga lebih rendah. Hasil translasi seperti itu dengan mudah dapat lebih menyesatkan pembaca ketika memberikan informasi kepada pembaca. Penilaian dolar yang lebih rendah biasanya merendahkan kekuatan laba akutal dari aktiva luar negeri yang didukung oleh inflasi lokal dan rasio pengembalian atas investasi yang terpengaruh inflasi di suatu operasi luar negeri dapat menciptakan harapan yang palsu atas keuntungan masa depan.
FASB menolak penyesuaian inflasi sebelum proses translasi, karena penyesuaian tersebut tidak konsisten dengan kerangka dasar penilaian biaya historis yang digunakan dalam laporan keuangan dasar di AS. Sebagai solusi FAS No 52 mewajibkan penggunaan dolar AS sebagai mata uang fungsional untuk operasi luar negeri yang berdomisili dilingkungan dengan hiperinflasi. Prosedur ini akan mempertahankan nilai konstan ekuivalen dolar aktiva dalam mata uang asing, karena aktiva tersebut akan ditranslasikan menurut kurs historis. Pembebanan kerugian translasi atas aktiva tetap dalam mata uang asing terhadap ekuitas pemegang saham akan menimbulkan pengaruh yang signifikan terhadap rasio keuangan. Masalah translasi mata uang asing tidak dapat dipisahkan dari masalah akuntansi untuk inflasi asing.

Translasi Mata Uang Asing Di Berbagai Negara
- Inggris : laporan keuangan harus disesuaikan terlebih dahulu pada level harga saat itu lalu ditranslasikan menggunakan kurs saat ini.
- Amerika Serikat : metode kurs sementara.
- Jepang : kurs saat ini pada semua kondisi dengan penyesuaian translasi mata uang asing yang diperlihatkan pada neraca dalam ekuitas pemegang saham.

Sumber :

BAB 5 Pelaporan Dan Pengungkapan

PELAPORAN DAN PENGUNGKAPAN

PERKEMBANGAN PENGUNGKAPAN
Perbedaan pengungkapan nasional sebagai besar didorong oleh perbedaan di pengelolaan dan keuangan perusahaan. di Amerika Serikat, Inggris Raya dan Negara Anglo-Amerika lainnya, ekuitas pasar paling berjasa dalam menyediakan keuangan bagi perusahaan dan menjadi sangat maju. Dalam semua pasar ini, kepemilikan cenderung menyebar diantara para pemegang saham, dan proteksi investor sangat ditekankan. Investor dari pihak investor memainkan peran yang berkembang dinegara-negara ini, menuntut pengelembalian keuangan dan meningkatkan nilai pemegang saham. Pengungkapan public yang telah maju dalam merespons akuntabilitas perusahaan kepada masyarakat luas.
Dinegara-negara lainnya (seperti prancis, jerman, jepang dan berbagai Negara dengan pasar yang baru muncul), pemegang saham tetap terkonsentrasi dan bank secara tradisional telah menjadi sumber keuangan utama perusahaan. susunan ditempatkan untuk melindungi yang sedang memegang manajemen.
 PENGUNGKAPAN SUKARELA
Manajemen memiliki informasi yang lebh baik daripada pihak luar mengenai performa perusahaan mereka saat ini dan kedepannya. Beberapa kajian menunjukkan bahwa manajer berinisiatif untuk mengungkap informasi seperti itu secara sekarela. Keuntungn dari pengungkapan tersebut mungkin menyangkut biaya transaksi yang lebih rendah dalam perdagangan sekuritas perusahaan, bunga yang lebih tinggi dari analisis keuangan dan investor, meningkatkan likuidasi saham dan biaya modal yang lebihrendah. Laporan yang paling terkini menyokong pandangan bahwa perusahaan bisa mencapai keuntungan dalam pasar modal dengan mempertinggi pengungkapan mereka secara sukarela. Laporan meliputi tuntunan bagaimana perusahaan bisa meggambarkan dan menjelaskan investasi potensial mereka kepada investor.
Investor diseluruh dunia menuntut informasi yang mendetail dan berkala, tingkat pengungkapan sukarela meningkatkan Negara dengan pasar yang telah maju dan baru muncul. Akan tetapi, hal ini telah diakui oleh banyak pihak bahwa laporan keuangan bisa menjadi mekanisme cacat untuk berkomunikasi dengan investor dari luar ketika insentif manajer tidak sebanding dengan bunga dari semua pemegang saham. Dalam sebuah karya ilmiah klasik,penulis berpendapat bahwa komunikasi manajer dengan investor luar tidak sempurna ketika:
  1. Manajer memiliki informasi kuat tentang perusahaan mereka
  2. Insentif manajer tidak sesuai dengan bunga dari semua pemegang saham
  3. Peraturan akuntansi dan audit tidak sempurna

KEBUTUHAN PENGATURAN PENGUNGKAPAN
Untuk melindungi investor, sebagian besar bursa sekuritas menuntukan laporan dan kebutuhan pengungkapan pada perusahaan domestic dan asing yang mencari akses untuk pasar mereka. Semua bursa ini ingin memastikan bahwa investor memiliki informasi yang cukup untuk memperbolehkan mereka mengevaluasi kinerja dan prospek perusahaan. tidak dimanapun juga bukti ini lebih mengena daripada di Amerika Serikat yang standart pengungkapannya secara umum dianggap menjadi yang paling kuat didunia.
Frost dan Lang membahas dua objek investor berorientasi pasar: perlindungan investor dan kualitas pasar
  • Proteksi investor. Investor dijamin dengan informasi dan dilindungi dengan pelaksanaan dan pengawasan peraturan pasar. Kecurangan (fraud) mencegah adanya penawaran publik, perdagangan, pemilihan dan sekuritas penawaran. Informasi keuangan dan non keuangan yang bisa dibandingkan telah ditemukan sehingga investor bisa membandingkan perusahaan area industry dan Negara
  • Kualitas pasar. Pasar adalah adil, tersusun, efisien, dan bebas dari penyalahgunaan dan pembuatan jahat. Kualitas pasar ditandai dengan kepercayaan investor dan mereka memfasilitasi pembentukan modal. Harga mencerminkan persepsi nilai investor tanpa keputusan sewenang-wenang atau berubah-ubah.

Frost dan Lang juga mengulas empat prinsip pada investor yang berorientasi pasar yang harus dijalankan.
  1. Keefektifan biaya. Regulasi biaya pasar sebaiknya dibandingkan dengan keuntungan sekuritasnya
  2. Fleksibilitas dan kebebasan pasar. Regulasi tidak seharusnya menghalangi kompetisi dan evolusi pasar
  3. Laporan keuangan transparan dan pengungkapan menyeluruh
  4. Perlakuan setara perusahaan domestic dan asing
PEMBAHASAN LAPORAN KEUANGAN SEC AMERIKA SERIKAT
SEC secara umum mewajibkan pendaftaran asing untuk melengkapi informasi keuangan yang pada hakikatnya sama dengan yang dibutuhkan perusahaan domestik. Akan tetapi, laporan keuangan pendaftar tidak harus disiapkan menurut GAAP Amerika Serikat jika mereka disajikan sesuai dengan prinsip lembaga akuntansi secara menyeluruh dan dilengkapi dengan rekonsiliasi kuantitatif dengan pendapatan bersih GAAP Amerika Serikat, ekuitas pemegang saham, dan pendapatan per saham jika secara material berbeda.
Beberapa pengamat menyatakan bahwa syarat laporan keuangan SEC bagi perusahaan asing menghalangi mereka dari pembuatan sekuritas mereka yang ada di Amerika Serikat.
PRAKTIK PELAPORAN DAN PENGUNGKAPAN
Untuk beberapa jenis pengungkapan kebijakan manajer memainkan peranan penting yang mengawasi sulit. Oleh karena itu, jenis pengungkapan ini kurang lebih sukarela. Akhirnya peraturan pengungkapan bermacam-macam diseluruh dunia pada area seperti perubahan laporan ekuitas, transaksi dengan pihak terkait, segmen pelaporan, harga pasar asset dan utang financial dri pendapatan per saham.
 PENGUNGKAPAN INFORMASI PROGRESIF
Pengungkapan informasi progresif adalah pertimbangan tinggi yang relevan didalam kesetaraan pasar dunia. Contohnya EU’s Fourth Directive menyatakan bahwa laporan keuangan tahunanan seharusnya menyatakan sebuah indikasi pengembangan perusahaan dimasa depan. S-K SEC mewajibkan prusahaan-perusahaan untuk memperlihatkan informasi terkini yang secara material akan berimbas pada likuidasi dimasa depan, sumber modal, dan hasil usaha. Sebagai contoh Tokyo Stock Exchange “meminta” manajemen perusahaan yang tedaftar untuk menyediakan perkiraan penjualan, pendapatan, deviden, pada saat mengeluarkan berita tahunan dan semester mereka.
Informasi progresif meliputi:
  1. Perkiraan pendapatan, laba (rugi), arus kas, penegluaran modal, dan hal-hal keuangan lainnya.
  2. Tujuan informasi mengenai kinerja dan posisi ekonomi dimasa depan yang tidak menentu daripada perkiraan menyangkut proyek, periode fiscal, dan proyeksi jumlah
  3. Laporan program dan sasaran manajemen untuk usaha masa depan.
 PENGUNGKAPAN SEGMEN
Investor dan analisis menuntut informasi hasil perusahaan industry dan segmen geografis usaha dan keuangan signifikan dan berkembang. Internationa Financial Reporting Standards (IFRS) mencakup laporan keuangan segmen yang sangat lengkap seperti halnya standart akuntansi di berbagai Negara.
 PELAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN SOSIAL
Alporan pertanggung jawaban social mengacu pada pengukuran dan komunikasi informasi tentang pegaruh perusahaan terhadap kemakmuran pegawai, komunitas social dan lingkungan. Hal ini mencerminkan sebuah kepercayaan bahwa perusahaan bergantung pada pemegang saham dalam laporan tahunan kinerja terhadap lingkungan dan social mereka seperti halnya laporan keuangan yang mereka berikan pada pemegang saham.
Masalah lingkungan meliputi akibat dari proses produksi, produk, dan jasa udara, air, tanah, biodiversity, dan kesehatan manusia. Sebagai contoh perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Prancis sekarang diharuskan untuk mengumumkan hasil aktivitas di lingkungan mereka. Di antaranya informasi harus diserahkan dalam:
  • Air, bahan baku,, dan konsumsi energy dan tindakan yang diambil untuk meningkatkan efisiensi energy
  • Tindakan untuk mengurangi polusi pada udara, air, dan tanah, termasuk polusi suara, dan biayanya
  • Sejumlah ketentuan untuk resiko lingkungan
 Area tercemar adalah tanggung jawab pengguna .
Kegiatan di bidang industry meninggalkan jejak di alokasi yang bisa dipertanyakan . Zat yang digunakan dalam instalasi dimana zat kimia dibuat atau dip roses sering meninggalkan sisa di tanah . Dimasa lalu , pengetahuan yang kurang tentang teknik yang tepat terhadap sumber-sumber yang berarti bahwa area pembuangan adalah metode pengaturan pilihan . Peningkatan pengetahuan mengenai sifat-sifat bumi dan pengalaman buruk dengan membocorkan bentuk bumi berujung pada pemberhentian penampuiangan sebagai penyimpanan limbah kimia . Wilayah tercemar adalah subjek untuk meningkatkan pengawasan dan pengujian secara mendalam dalam rangka untuk mengevaluasi risiko dan menggalakkan langkah-langkah yang dibutuhkan unutk penampungan dan perbaikan wilayah yang dipertanyakan . Dalam kasus berbagai penampungan dengan perusahaan lainnya , harus ada kolaborasi dengan semua pihak terkait dalam rangka untuk memperoleh solusi yang bisa diterima semua pihak .
Emisi Udar,Emisi udara menyulang partikel dan debu menjadi 50 metrik ton . Emisi dari volatile organic compounds menjadi 604 metrik ton , dimana 6% berisi halogen .
Air limbah,Muatan karbon organic diukur sebagai total organic setelah adanya penanganan air limbah
Penggunaan air,Laporan penggunaan air di Roche berdasarkan atas GRI Water Protocol .
Bahan kimia khusus,Sesuai dengan instruksi group , semua perusahaan afiliasi memberikan sejumlah hitungan dan penggunaan zat kia adalah sebagai perintis zat kimia untuk senjata kimia , obat dan narkotika, masalah regulasi internasional .
Laporan Asuransi Independen dalam Pelaporan Ketahanan Roche Group 2005
Kepada Komisi Ketahanan Perusahaan Roche
Kami telah dilibatkan untuk memberikan asuransi pada pelaporan ketahanan Roche dan gabungan semua cabang di luar Chugai dan Greentech , semuanya untuk setahun yang berakhir 31 Desember 2005 . Laporan kami harus dibaca dalam hubungannya dengan tidak adanya pembatasan akurasi dan kompetensi untuk ketahanan , sebagaimana berhubungan dengan pedoman pelaporan Roche .
Pengungkapan Khusus bagi Pengguna Laporan Keuangan Non-Domestik dan Prinsip Akuntansi yang Digunakan
            Laporan tahunan biasanya meliputi pengungkapan khusus untuk mengakomodasi pengguna laporan keuangan non-domestik . pengungkapan tersebut meliputi (1)laporan ulang yang mudah , tentang informasi keuangan ke dalam mata uang asing ,(2) pembahasan perbedaan prinsip akuntansi yang digunakan dalam laporan keuangan utama dan beberapa ketetapan prinsip akuntansi lainnya ,(3) posisi dan laporan keuangan ualang terbatas  di ketetapan standart akuntansi yang kedua , (4) sebuah laporan keuangan lengkap disiapkan yang berhubungan dengan ketetapan prisnsip akuntansi yang ke dua
  • Perbedaan berarti anatara IFRS dan GAAP AS
Group telah menggabungkan laporan keuangan yang telah disiapkan sesuai dengan IFRS , yang diterapkan seperti di Group , berbeda dalam beberapa ketentuan dari GAAP AS . akibat dari penerapan GAAP AS terhadap laba bersih dan ekuitas.
Pengungkapan Pengelolaan Perusahaan
Pengelolaan perusahaan berhubungan dengan sarana internal dimana perusahaan dijalankan atau dikendalikan –tanggung jawab , akuntabilitas , hubungan di antara pemegang saham , anggoota direksi dan manajer yang disusun suapay mencapai sasaran perusahaan . Dallas memberikan sebuah rancangan kerja untuk memahami dan menilai pengelolaan perusahaan di sebuah negara . Empat komponen dair rancangan kerjanya adalah infrastruktur pasar , lingkungan hokum , pengaturan lingkungan , dan informasi infrastruktur .
  • Infrastruktur pasar
Mencakup pola kepemilikan , keleluasaan dimana perusahaan terdaftar di masyarakat , hak kepemilikan dan pasar untuk pengendalian perusahaan .

  • Lingkungan hokum
Meliputi system hokum dan hak pemegang saham dengan jelas diterangkan dan dengan konsisten dan dikuatkan secara efektife .
  • Lingkungan peraturan
Hampir mendekati dengan lingkungan hokum
  • Infrastruktur informasi
Bersinggungan dengan standart akuntansi yang digunakan dan apakah hasil laporan keuangan akurat , lengkap , dan tepat waktu .
Amerika serikat , Inggris , dan Australia adalah sejumalah negara maju yang membutuhkan daftar perusahaan untuk membuat pengungkapan pengelolaan perusahaan dalam laporan tahunan mereka .
Prinsip kelima OECD Dalam Pengungkapan dan Transparansi Pengelolaan Perusahaan
            Kerangka kerja pengelolaan perusahaan harus memastikan bahwa pengungkapan akurat dan tepat waktu dibuat untuk semua permasalahan meyangkur perusahaan , termasuk kondisi keuangan ,performa , kepemilikan , dan pengelolaan perusahaan.
- Pengungkapan harus mencakup , tetapi tidak terbatas pada materi informasi
- Informasi harus disiapkan dan diungkapkan sesuai dengan standart kualitas tinggi akuntansi dan keuangan dan pengungkapan non-finansial
-Audit tahuanan harus dilaksanakan oleh pihak independen , kompeten , dan auditor bermutu dalam rangka untuk memberikan sebuah sasaran eksternnal dan asuransi untuk direksi dan pemegang saham dimana laporan keuangan memperlihatkan kedudukan dan performa keuangan dengan wajar dari perusahaan dalam semua  aspek .
- Auditor dari pihak luar sebaiknya bisa bertanggung jawab kepada pemegang saham dan berkewajiban kepada perusahaan untuk bertindak sebagai professional dalam melakukan audit
-  Saluran untuk menyebarkan informasi harus seimbang , tepat waktu , dan dapat diakses oleh pengguna dengan biaya efisien
- Rancangan kerja pengelolaan perusahaan harus dilengkapi dengan sebuah pendekatan efektif yang mengarah dan mengangkat ketentuan analisis atau nasiahat dari analis
Pengungkapan adalah elemen kunci dalam beberapa system pengelolaan perusahaan .
Pengungkapan Pengelolaan Volvo
      Struktur perusahaan dalam pengelolaan perusahaan
Pemerintahan dan pengendalian di Volvo group dijalankan oleh sejumlah struktur perusahaan .Direksi bertanggung jawab atas perkembangan jangka panjang dan strategi seperti pengendalian dan evaluasi laju kinerja setiap hari .
      Hokum pengelolaan perusahaan swedia
Volvo menerapkan hokum pemerintahan perusahaan swedia . Laporan pemerintahan perusahaan ini telah diuji oleh auditor perusahaan
      Komisi pemilihan
Komisi pemilihan adalah lembaga para pemegang saham yang bertanggung jawab untuk mengirimkan nama-nama kandidat ketua dan anggota direksi lainnya pasa Rapat Umum Tahunan , pembiayaan dibayarkan dengan disalurkan kepada ketua , anggota direksi lain dan renumerasi kerja komisi direksi .
      Direksi
Direksi menggunakan prosedur kerja untuk kegiantanya yang berisi peraturan terkait pembagian kerja antara anggota direksi , jumalah pertemuan direksi ,permasalahan ditangani saat rapat regular direksi dan tugas yang diemban ketua .
      Kebutuhan independen
Komisi pemilihan mengumumkan kepada perusahaan , proposal kepa ketua dan anggota direksi yang akan dipresentasikan di rapat umum tahunan Volvo . Komisi pilihan hharus melaporkan kepada perusahaan tentang pemahaman kebebasan anggota direksi dari perusahaan dan manajemen perusahaan seperti pemegang saham perusahaan terbesar.
      Komisi audit
Komisi audit bertanggung jawab untuk menyiapkan pekerjaan direksi dengan kepastian laporan keuangan perusahaan melalui pengulasan laporan interim dan laporan tahunan .
      Komisi renumerasi
Direksi membentuk komisi renumerasi dengan tujuan utamanya menyiapkan dan memutuskan pengeluaran pembayaran upah untuk eksekutif senior di group .
      Group executive committee
Keterangan umur , pendidikan , keanggotaan di direksi , kepemilikan saham di Volvo dan tahun mereka bergabung dengan CEO Volvo.
      Auditor eksternal
Auditor melaporkan temuan mereka kepada pemegang saham dengan laporan audit yang mereka hadirkan dalam rapat umum tahunan pemegang saham .Sebagai tambahan , laporan auditor merinci temuan yang dibuat sejak pertemuan terakhir dengan komis audit setiap rapat biasa komisi audit dan pertemuan dnegan direksi secaralengkap setahun sekali .
 Pengaturan pengendalian internal terhadap pelaporan keuangan
            Volvo telah lama memiliki sebuah organisasi pengendalian internal. Menindak lanjut prosedur dan kebijakan yangharus disesuaikan sehingga mereka sesuai dengan keputusan SOX yang berhubungan dengan fakta bahwa saham volva telah terdaftar di SEC.
Volvo merupakan sebuah kerangka kerja yang diperkenalkan oleh COSO. COSO terdiri dari 5 komponen yang saling berhubungan. Komponen tersebut adalah, pengendalian lingkungan, risiko penilaian, pengendalian aktivitas, informasi dan komunikasi dan pengawasan.

Ketentuan renumerasi dan ketentuan kepegawaian lainnya untuk group executive committee
            Pedoman ketentuan adalah renumerasi dan ketentuan kepegawaian lainnya untuk manajemen perusahaan harus kompetitif untuk memastikan bahwa Volvo bisa menarik dan memelihara kemampuan seorang Group Executive Committee.
 Pengungkapan dan Laporan Bisnis di Internet
            WWW terus digunakan sebagai sebuah ruang penyebaran informasi dengan media cetak yang selalu medapat peran kedua. Sebuah perkembangan penting yang akan memfasilitasi pelaporan bisnis melalui web adalah XBRL. XBRL adalah sebuah system penamaan informasi atau data. “ tanda “ data yang bekerja seperti barcode, menggambarkan informasi keuangan yang mereka pasangkan. Menurut Lembaga Riset eksekutif Keuangan XBRL akan berpengaruh besar dalam perniagaan pada abad 21 sebagai pembukaan pencatatan ganda dalam revolusi industry.
            Sekali diterapkan XLBR akan secara otomatis menerjemahkan informasi bisnis apapunyang dikehendaki sehingga informasi hanya perlu dimasukan sekali. Pengelompokan XLBR telah dikembangkan untuk GAAP AS dan Jerman serta untuk IFRS, yang mampu membuat persiapan laporan keuangan sesuai dengan semua standart akuntansi ini.
 PENGUNGKAPAN LAPORAN TAHUNAN DI NEGARA-NEGARA DENGAN PASAR BARU MUNCUL
            Pengungkapan dalam laporan keuangan perusahaan dari Negara pasar baru munculbiasanya kurang luas dan kurang dapat dipercaya dari pada Negara berkembang. Level pengungkapan yang rendah dari Negara pasar yang baru muncul konsisren dengan system pemerintahan dan keuangan perusahaan mereka. Pad aumumnya hanya aka nada sedikit tuntutan untuk bisa dipercaya, pengungkapan kepada publik yang tepat waktu daripada lebih mengembangkan ekonomi.
 IMPLIKASI BAGI PENGGUNA LAPORAN KEUANGAN DAN MANAJER
            Penggunalaporan keuangan mengharapkan tingkat pengungkapan dan praktik paloran keuangan yang luas walaupun para manajer diberbagai perusahaan terus terpengaruh dengan biaya pengungkapan informasi kepemilikan, tingkat pengungkapan yang bersifat keharusan dan sukarela terus meningkat diseluruh dunia.
Daftar Pustaka :
 Choi, Frederick D.S., and Gerhard D. Mueller, 2005., Akuntansi Internasional – Buku 1, Edisi 5., Salemba Empat, Jakarta